Budidaya Melon Honey Globe
dengan Teknologi Modern
Kami menerapkan praktik budidaya terbaik melalui sistem irigasi tetes pintar dan pengelolaan nutrisi terukur untuk hasil premium yang konsisten.
Smart Farming
Irigasi IoT
Nutrisi Terukur
Dosis Presisi
Irigasi Tetes
Hemat Air
Kesuburan Tanah
Data Real-time
Tahapan Budidaya Melon
Setiap tahapan budidaya kami lakukan dengan teliti dan konsisten untuk memastikan setiap buah melon yang dihasilkan berkualitas terbaik.

Pengolahan Lahan
Tanah dibajak sedalam 30 cm agar gembur. Pada tahap ini, pupuk kandang matang wajib dimasukkan ke tanah minimal 1 tahun sebelum masa tanam untuk menjamin fermentasi hara sempurna yang memengaruhi kekuatan bibit.

Pembuatan Bedengan
Tanah dibentuk menjadi bedengan gundukan dengan lebar ± 100 cm dan tinggi 30-40 cm, serta dicampuri pupuk dasar kompos dan kapur dolomit.

Pemasangan Mulsa
Bedengan ditutup rapat dengan Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHP) guna menjaga kelembaban tanah, menahan erosi, dan mencegah tumbuhnya gulma liar.
Instalasi Irigasi Tetes
Pemasangan selang irigasi tetes (drip lines) pintar di atas bedengan di bawah mulsa untuk menyalurkan air secara presisi langsung ke akar.

Pemilihan Bibit
Memilih biji hibrida (persilangan buatan unggul) Honey Globe yang sehat untuk menjamin keseragaman tumbuh, ketahanan penyakit, serta kualitas buah premium.

Perkecambahan
Benih melon direndam dalam air hangat bersuhu ± 40°C selama 4 jam yang dicampur dengan zat pengatur tumbuh untuk memecah masa dormansi benih.

Pemeraman
Benih dibungkus menggunakan kain hitam lembab selama 24-36 jam di ruang gelap hangat agar tunas akar (radikula) muncul seragam.

Penyemaian
Kecambah dipindahkan satu per satu ke lubang seeding tray dengan media khusus steril (cocopeat & kompos) selama 2x24 jam hingga tumbuh daun sejati.

Pindah Tanam
Bibit berumur 7-10 hari yang sehat dipindahkan secara manual ke lubang mulsa bedengan pada pagi atau sore hari untuk mengurangi stres penguapan.
Pemasangan Ajir
Tiang ajir bambu penyangga atau tali lanjaran vertikal dipasang segera setelah pindah tanam setinggi 2 meter sebagai media rambat tanaman melon.
Seleksi & Gantung Buah
Memilih satu buah terbaik yang berbentuk oval simetris untuk dipelihara, menggantung buah dengan tali penyangga. Metode ini menghasilkan buah melon premium dengan berat rata-rata 3 kg dan maksimal mencapai 5 kg per buah.
Pemantauan & Pengendalian
Penyaluran nutrisi fertigasi tetes, serta penanganan penyakit musiman: layu fusarium di musim kemarau dan embun bulu di musim hujan menggunakan pestisida secara intensif agar tidak merambat ke tanaman lain.
Proses Panen
Pemetikan melon berumur 60-65 hari dengan tangkai bentuk T. Kadar kemanisan dipastikan optimal (minimal 13-15 Brix) menggunakan refraktometer.
Pertanyaan yang
Sering Diajukan
Temukan jawaban atas berbagai pertanyaan umum mengenai teknologi pertanian dan budidaya melon di Poktan Banyu Urip.